f Juni 2013 ~ KREMOV PICTURES - Komunitas Film Banten dan Rumah Produksi

Selasa, 25 Juni 2013

Menariknya Shooting Film Ki Wasyid !

Setelah melalui proses yang sangat panjang tentunya dalam hal riset, casting, pembuatan kostum, property hingga casting pemain, akhirnya Kremov Pictures yang menggandeng berbagai partner telah berhasil memasuki proses inti yakni shooting. Shooting yang dilakukan sejak awal Mei ini menghabiskan waktu yang sangat banyak. Diakui oleh Darwin Mahesa yang menyutradarai film kolosal itu mengatakan pembuatannya cukup rumit, apalagi harus membuat suasana seperti abad ke-19 memang butuh daya imajinasi dan pengetahuan yang luas, namun dirinya dibantu dari tim riset ditambah tim kostum property yang jelas terlihat bekerja secara maksimal. Ahmad Yana Rifai yang merupakan mahasiswa dari  Institus Agama Islam Negri Banten (IAIN) merasa cukup tertantang ketika dirinya terpilih menjadi Art Director, dimana Art director secara teknis adalah koordinator lapangan yang melaksanakan eksekusi atas semua rancangan desain tata artistik/gambar kerja yang menjadi tanggungjawab pekerjaan production designer. Seluruh proses penyediaan material artistik sejak persiapan hingga berlangsungnya perekaman gambar dan suara saat produksi menjadi tanggunghawab seorang art director.Ahmad Yana Rifai atau akrab dipanggil Yana membuat skema artistik untuk film Ki Wasyid dibantu dengan Property dari Umu Salamah yang merupakan teman dekatnya, tim property inilah yang sangat bekerja keras demi mewujudkan setting dengan latar belakang tahun 1888. "Ya walaupun tidak mirip tahun 1888, karena budget yang terbatas, kita berusaha agar setting mendekati seperti jamannya, misalkan penataan lampu, furniture, kayu-kayu meja, piring hingga kitab-kitab pesantren yang ada pada masa itu." Ucap Yana yang kemudian di iyakan oleh Umu Salamah. Sedangkan untuk Properti senjata atau alat-alat berat lainnya Kremov Pictures mengajukan kerjasama pada Polres Serang yang masih menyimpan peralatan perang abad 19. Kepala Polisi Resort Serang sangat mendukung kegiatan ini sehingga ia meminta anggota kepolisian untuk ikut serta dalam lokasi shooting agar shooting aman dan berjalan dengan lancar, tidak lupa dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cilegon memberikan rekomendasi untuk Perizinan dan keamanan cast crew sehingga Polres dari kota Cilegon ikut serta membantu kelancaran shooting.

 

Dalam Penataan kostum film KI WASYID yang dibuat oleh Yoga Konveksi mengungkapkan bahwa abad 19 kain yang digunakan berbeda dengan abad 21, "tentu saja kain yang digunakan pada masa dulu lebih tebal dan berserat, tapi saya akan mengikuti dari tim riset kostum agar lebih mirip abad-19" ujarnya. Yoga si desainer kreatif dari Banten ini mengatakan bahwa ia juga riset dari Tugu Ki Wasyid yang terlihat menggunakan Jubah diatas mata kaki disertai sorban yang melingkar dikepala layak seperti ulama pada umumnya, ia-pun menambahkan untuk warna kostum sesuai dari permintaan sutradara, bahwa Kostum harus berwarna lembut, tidak terlalu cerah, dan tidak terlalu mewah kecuali untuk peran Belanda. Kostum yang dibuat ternyata tidak memenuhi kebutuhan, sehinggga team work Komunitas Film Banten Kremov Pictures mencari cara lain yakni mengajukan penawaran kerjasama pada sanggar-sanggar atau perkumpulan seniman yang memiliki kostum kuno, hal ini terjadi untuk menekan biaya produksi. Namun patut disyukuri Pandawa Untirta, Sanggar Anyer dan Cilegon mendukung dalam kebutuhan ini.

 

Shooting masih berjalan, diawali di Wilayah Banten Lama dimana hal itu masih banyak tersimpan situ-situs kuno yang dijadikan lokasi shoot epik mengawali opening film. Film yang bergenre Drama ini awalnya berdurasi 2 Jam, namun karena pertimbangan dan permasalahan biaya yang kurang mencukupi Tim kreatif tetap berusaha agar Film sosok Ki Wasyid - Gegert Cilegon 1888 tetap berjalan hingga akhirnya film ini akan tayang tidak lebih dari 30 menit. Penayangan film ini dimuali akhir September 2013 akan diputar secara roadshow di Cilegon, Serang, Pandeglang, Lebak, Tangerang hingga Jakarta.

Proses shooting yang cukup memakan waktu ini membuat team Kremov Pictures harus menginap berhari-hari demi berjalannya kegiatan. Rendy Hidayat camer person utama dibantu oleh Ryan hardeanto mengaku selalu siap saat shooting Ki Wasyid karena film ini adalah film sejarah yang harus bagus dalam pembuatannya. Nantikan filmnya.... (red/DIY)




Minggu, 16 Juni 2013

Kremov Pictures Peringati Hari Jadi ke-6 !

KREMOV Pictures adalah komunitas film yang telah berdiri sejak taun 2007, tepat pada tanggal 15 Juni 2013 komunitas yang fokus terhadap nilai-nilai budaya dan pariwisata ini merayakan hari jadi yang keenam. Kremov Pictures hingga kini telah menggarap 15 karya film, yang kini sedang di produksi adalah film bertema sejarah berjudul KI WASYID yang merupakan sosok pahlawan Banten yang memimpin tragedi pembrontakan para petani Banten tahun 1888 atas ketidakpuasan kolonial Belanda. Kremov Pictures hanya menginginkan bahwa untuk muda-mudi Banten yang tergabung dalam Kremov untuk tetap semangat dan kreatif memajukan perfilman, karena generasi muda adalah penerus Industri Kreatif Bangsa. Acara Hut Kremov yang ke-6 ini digelar di Gedung PKM-B Untirta Serang dihadiri oleh beberapa anggota Kremov. "Memang tidak semuanya hadir dalam acara ini karena dari anggota yang lain banyak sekali kegiatan..." ucap Lia Nurapriani yang merupakan sekretaris Kremov Pictures. (Red/25/shn)

Senin, 03 Juni 2013

Koleksi Foto Casting Film Banten 2013

Kremovpictures - Casting Film Banten 2013 yang dilaksanakan pada 21 April 2013 lalu dihadiri oleh 150 Peserta dengan seleksi 3 tahap, yakni penyaringan tahap1, seleksi tahap2, keseriusan tahap3, Casting Pemain Film, Audisi Penyanyi Soundtrack dan Recruitment Crew berhasil dengan lancar diselenggarakan pada Minggu, 21 April 2013 yang bertempat di Gedung PKM A Untrita  dengan diikuti oleh kurang lebih 150 Peserta dari berbagai daerah. Dan Kremov Pictures telah berhasil menjaring 30 Peserta terbaik yang akan ikut produksi film Banten 2013, tahun ini Kremov pictures akan mengangkat Film Sejarah Banten yang berjudul KI WASYID - DIBALIK JIHAD SANG PEJUANG 1888 yang telah shooting disejumlah lokasi di Banten. Dengan dipilihnya 4 Orang sebagai pemeran utama tim Kremov Pictures mengharapkan agar film tersebut lebih baik dan lebih berkualitas dari film-film sebelumnya. 4 orang tersebut adalah Dedi Setiawan Chogah (Kota Serang) Dionisius Bembi (Kabupaten Serang) Ratna Rechan (Kota Tangerang) dan Ellitte Wiguna (Kota Cilegon) sedangkan 30 Peserta lain yang berhasil lolos berasal dari Pandeglang, Rangkasbitung, Labuan, Bogor dan Jakarta selain menjadi pemeran pendukung dan penyanyi soundtrack juga akan menjadi team kreatif. Setelah melalui proses audisi dari mulai Babak I sampai Babak II peserta sangat antusias dengan program acara Kremov Pictures yang disponsori oleh Bem Fisip Untirta, Pandawa, Disbudpar Banten dan Banten Muda. Setelah event ini berlangsung tidak lupa peserta yang lolos untuk mengisi surat perjanjian agar bisa belajar professional di dalam produksi film. "Event ini memang dikhususkan untuk bakat-bakat muda kreatif agar terjun langsung mengembangkan potensinya." Ucap Lia Nurapriani, ketua pelaksana program Casting Film Banten 2013. "Selamat bergabung bersama kami kepada para peserta yang lolos dengan penuh semangat dan motivasi yang tinggi." imbuhnya (red/21/copy ke-2)

 
 
 
 
 

 
 
 

 
Product by Kremov Pictures | Disbudpar Provinsi Banten - Visit Banten 2015 | Jawaranya Film Banten!