f 2015 ~ KREMOV PICTURES - Komunitas Film Banten dan Rumah Produksi

Selasa, 08 Desember 2015

Sejarah Kremov Dan Prestasinya Untuk Banten

ILOVECILEGON – Kremov Pictures adalah komunitas film yang berdomisili di Banten yang kini telah memulai menjadi production house. Berdiri pada 15 Juni 2007 bermulai dari semangat pelajar dan mahasiswa gabungan dari seluruh daerah provinsi Banten yang hobi dalam bidang perfilman. Kremov Picture memiliki 2 tempat yaitu Studio dan Basecamp, Studio Kremov: Jl. Kalitimbang, Kedung Baya RT.04/04, Kec. Cibeber, Kota Cilegon. Sedangkan Basecamp berada di Jl. KH. Djamhari, Kaloran Masjid Gedong RT. 01/05, Kota Serang.
Singkat Sejarah terbentuknya Komunitas Film ini berawal dari membuat Video-Video menggunakan Ponsel Pribadi, dan akhirnya keterusan dan ketagihan, dan konsiten hingga kini menjadi sebuah pekerjaan atau profesi. Pada saat itu, Kremov didirikan oleh Darwin Mahesa beserta Meli Amelia yang dibantu oleh rekannya Ugi Rosdiani, Decka Freezianti, Hujaemi HS, Desi Sukmawati, Haerudin, Ulfah Maria, Eno Sardiono, dan Febri Sabrina.
Film yang Kremov garap pada debut perdana yaitu pada tahun 2007 dengan film Love and Religion. Dalam urusan karya Kremov merupakan komunitas paling produktif & aktif dengan beragam event di Banten. Kremov memiliki 18 karya film untuk mengembangkan budaya lokal, serta menciptakan inovasi puluhan karya seni lainnya.
 Dari 18 Karya Film yang telah dihasilkan diantaranya adalah  Love and Religion, Menembus Mercusuar, Batas Asa Mimpiku, Panorama ditanah Sultan, Menembus Lorong Badak, Mengejar Medali, Rima The Story of Heart, Ki Wasyid, Perempuan Lesung, Jawara Kidul.
Komunitas yang berlambang icon film dan menara Banten ini sudah memiliki beragam karya yang dilahirkan, berjajar penghargaan dan prestasi yang telah diraih, diantaranya:
  • Film Mengejar Medali Juara 1 di Universitas Indonesia
  • Lorong Badak Juara 1 Piala Maya Film Daerah
  • Batas Asa Mimpiku Juara 1 di Untirta
  • Batas Asa Mimpiku Juara 2 di UNJ
  • Ki Wasyid, Mengejar Medali, Lorong Badak Juara di Jogyakarta
Untuk terus menunjukan sebuah eksistensi sebuah komunitas dan untuk meningkatkan, mengembangkan kemampuan kawan-kawan dalam bidang perfilman. Kremov setiap tahunnya wajib memiliki minimal 1 Karya Film.
Maka dari itu untuk organisasi, Kremov setiap tahun membuka rekrutmen setiap awal tahun, tujuannya adalah untuk mencari regenerasi, agar komunitas perfilman di Provinsi Banten tetap hidup dan berkembang.
Selain itu, karena kecintaan kepada Kota Cilegon, rencananya pada tahun 2016, Kremov Pictures akan menggarap kembali sebuah film tentang Cilegon. Karena Cilegon, salah satu Kota di Banten yang  memiliki beragam nilai seni, religi budaya, sejarah yang  tinggi. I Adi Sudrajat

SUMBER : ilovecilegon.com

Minggu, 29 November 2015

Kremov Pictures Wakili Komunitas Film Banten dalam JAFF 2015


Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) akan digelar untuk ke-10 kali, yaitu pada 1-6 Desember 2015. JAFF sebagai sebuah festival film bertaraf Internasional yang berfokus pada sinema Asia menghadirkan sebanyak 153 film dari 23 negara berpartisipasi dalam ajang tahunan ini. Komunitas film yang diseleksi dari beragam daerah di Indonesia diikutsertakan dengan mengingat pentingnya peran komunitas dalam perkembangan film nusantara. Tahun ini Kremov Pictures yang menjadi perwakilan komunitas film Banten akan mendelegasikan timnya untuk ikut serta dalam JAFF 2015 selama seminggu di Yogyakarta. (red/29)

Dokumentasi:


Selasa, 24 November 2015

FFI 2015 sukses digelar di Banten

Tangerang - Festival Film Indonesia 2015 akhirnya usai digelar di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Senin (23/11/2015). Sederet sineas Tanah Air pun sumringah bisa membawa pulang piala FFI 2015.

Kremov Pictures sebagai Komunitas Film Banten tak tertinggal hadir di acara besar ini dan memperhatikan beragam karya film Indonesia yang masuk dalam nominasi seperti Film 'Guru Bangsa Tjokroaminoto' tercatat sebagai film yang paling banyak mendapatkan penghargaan di FFI 2015 bersama 'Siti' dan 'A Copy of My Mind'.

Selain itu, film 'Siti' dinobatkan menjadi film terbaik untuk FFI 2015. Dan, Joko Anwar menyabet sebagai sutradara terbaik untuk film 'A Copy of My Mind'.

Berikut daftar lengkap pemenang FFI 2015:
- Pengarah Artistik: Guru Bangsa Tjokroaminoto
- Film Animasi: GWK
- Film Dokumenter Panjang: Mendadak Caleg
- Film Dokumenter Pendek: Tino Sidin Sang Guru Gambar
- Perancang Busana Terbaik: Guru Bangsa Tjokroaminoto
- Penata Musik: Siti
- Penata Suara: A Copy of My Mind
- Penyunting Gambar: Filosofi Kopi
- Penata Efek Visual: Supernova
- Sinematografi: Guru Bangsa Tjokroaminoto
- Pemeran Anak: Aria Kusumah (Pendekar Tongkat Emas)
- Pemeran Pendukung Wanita: Christine Hakim (Pendekar Tongkat Emas)
- Pemeran Pendukung Pria: Mathias Muchus (Toba Dreams)
- Pemeran Utama Wanita Terbaik: Tara Basro (A Copy Of My Mind)
- Pemeran Utama Pria Terbaik: Deddy Sutomo (Mencari Hilal)
- Sutradara Terbaik: Joko Anwar (A Copy Of My Mind)
- Film Terbaik: Siti
- Penulis Skenario Asli Terbaik: Eddie Cahyono (Siti)
- Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Jenny Jusuf (Filosofi Kopi)
- Lifetime Achievement: George Kamarullah
- Film Pendek Terbaik: The Fox Exploites The Tigers Might

Darwin Mahesa (CEO Kremov Pictures) Bersama Joko Anwar (Sutradara Terbaik FFI 2015)

Minggu, 08 November 2015

Info Roadshow FFI 2015 di Banten

ROADSHOW FESTIVAL FILM INDONESIA 2015 
Serentak dilaksanakan di 5 Kota Indonesia : Banten, Batam, Padang, Yogyakarta, dan Makassar pada 14 November 2015 mendatang.

ROADSHOW FFI 2015 - BANTEN 

Sabtu, 14 November 2015 
13.00 s/d 17.30 (Diskusi Perfilman khusus Undangan Terbatas)
18.30 s/d 22.00 (Pemutaran Film dari Teguh Karya untuk umum)
Tempat: Gedung Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Banten (BPAD) Jl. Raya Jakarta - Serang, Pakupatan Serang Banten.

Info:
1. Diskusi dengan tema "Apa itu Festival Film?" & "Komunitas Film" bersama Joko Anwar, Bowo Leksono dan Arief Akhmad Yani, moderator Ita Sembiring 
2. Kremov Pictures sebagai local organizer akan mengundang perwakilan pelajar/mahasiswa dan pegiat film indie Banten untuk menghadiri diskusi.
3. Karena undangan sangat terbatas, bagi kamu yang ingin hadir dalam diskusi, dapatkan undangan resmi dengan kirim email permohonan undangan ke: kremovpictures@yahoo.com sebelum tanggal 12 November 2015 
4. Kami mengundang seluruh warga Banten untuk Nonton Bareng film Doea Tanda Mata dari "Teguh Karya" pada jam 18.30 di tempat yang sama 

Informasi lebih lengkap hubungi koordinator: 08179124399 / 087771721759


Banten, Tuan Rumah FFI 2015

Tangerang - Gebyar Wisata Banten 2015 dengan acara sharing session bersama Olga Lydia, Ita Sembiring, Sapta Gumelar dan Darwin Mahesa, menjelaskan pentingnya mengenalkan pembuatan film kepada generasi muda Banten, hal ini memang menjadi diskusi hangat menjelang Festival Film Indonesia (2015) yang diselenggarakan di ICE Tangerang pada 23 November mendatang. Olga lydia mengatakan semangat dalam menjalani persiapan Festival Film Indonesia 2015 karena hal tersebut merupakan passion yang ada dalam dirinya, sama halnya dengan membuat film akan terasa mudah jika membuat film sudah menjadi passion. Indonesia banyak melahirkan sineas-sineas muda kreatif oleh karena itu pentingnya pemerintah daerah untuk merangkul para sineas. Banten yang menjadi tuan rumah FFI 2015 membuat serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan film, selain sharing session akan ada pawai artis bahkan Roadshow FFI 2015 pada 14 November mendatang yang dijalankan oleh Kremov Pictures selaku Komunitas film Banten.(red) Berikut dokumentasi Sharing session Gebyar Wisata Banten - 07 November 2015 - Tangcity Mall Tangerang















Kamis, 05 November 2015

ROADSHOW FFI 2015, Kremov Pictures Organizer Daerah Banten


Perhelatan besar untuk penghargaan pelaku perfilman akan segera dimulai, Festival Film Indonesia atau lebih akrab dikenal FFI tahun 2015 ini mengusung tema Teguh Karya. Rangkaian panjang yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, Badan Perfilman Indonesia (BPI) sampai Pemerintah Provinsi Banten (DISBUDPAR) membuat semakin meraih acara ini. Mulai dari peresmian yang digelar di Museum Negeri Banten, pawai artis, Roadshow sampai malam puncak yang digelar di ICE Tangerang pada 21-23 November mendatang.

Roadshow FFI 2015 adalah rangkaian wajib sebelum memasuki malam puncak FFI 2015, roadshow ini bertujuan untuk membangkitkan gairah para filmaker di daerah untuk terus membuat film. Roadshow FFI tahun ini dilaksanakan serentak pada 14 November 2015 di 5 kota yakni (Batam, padang, Banten, Yogyakarta, dan Makassar) dimana tahun sebelumnya (2014) Banten-pun menjadi lokasi pilihan untuk Roadshow FFI, tahun inipun tak tertinggal, Kremov Pictures sebagai komunitas film Banten kembali menjadi local organizer dalam acara ini seperti tahun sebelumnya.  Jika tahun sebelumnya Roadshow FFI bersinggah ke IAIN Serang, kali ini Roadshow FFI 2015 dilaksanakan di Gedung Badan perpustakaan dan Arsip Daerah Banten (BPAD) yang berdekatan dengan pusat kota, terminal pakupatan Serang. Roadshow FFI 2015 menghadirkan Joko Anwar, Bowo Leksono, Arief Akhmad Yani yang merupakan pelaku perfilman Indonesia. CEO Kremov Pictures, Darwin Mahesa menginginkan agar roadshow di Banten berjalan sukses melebihi tahun lalu. "Pada malam harinya akan diputar film dari Teguh Karya berjudul Doea Tanda Mata, kami menginginkan agar masyarakat Banten ikut nonton di Halaman Gedung Perpusda Banten." tandasnya.



Senin, 02 November 2015

Ikuti Sharing Session Bersama Olga Lydia, Ita Sembiring dan Darwin Mahesa


Hallo Filmaker!! Dalam rangka Gebyar Wisata Banten sekaligus memeriahkan FFI 2015, ayooo ikuti sharing session bersama :

Olga Lydia (acting), Ita Sembiring (penulis naskah) dan Darwin Mahesa (film director) Kremov Pictures

Dengan Tema : 
BIKIN FILM YUK! LEWAT FILM KITA BERKARYA
Sabtu, 07 November 2015
Pukul: 13.00 - 17.00 WIB
Di Tangcity Mall - Tangerang, Banten 

Segera Registrasi :
1. Like fan page Banten Plus
2. Follow twitter @BantenPlus
3. Kirim data diri , NAMA LENGKAP, ALAMAT, dan NO TELPON
(buat Sertifikat) ke alamat email: gebyarwisatabanten2015@gmail.com

ACARA INI GRATIS!!
dipersembahkan oleh DISBUDPAR Provinsi Banten


Minggu, 01 November 2015

Ribuan Warga Banten Saksikan Film Jawara Kidul di FTL 2015

Kabar6 - Ribuan warga Banten, tumpah ruah nonton bareng film "Jawara Kidul" di Lapangan Panimbang, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Jum'at (30/10/2015). 

Ya, pemutaran film karya anak Banten itu, merupakan bagian dalam rangkaian menyemarakkan Festival Tanjung Lesung (FTL) 2015. 

"Film ini memang menceritakan tentang sosok orang Banten, yang terkenal dengan jawaranya," ujar Chief Executive Officer Kremov Pictures, Darwin Mahesa, Jumat (30/10/2015) malam. 

Dengan film tersebut, Darwin berharap semangat dan kreativitas pemuda di Banten bisa lebih terpompa. 

"Semoga film ini bisa diterima masyarakat. Dan, kami bangga menjadi anak Banten yang kreatif. Saya berharap pemuda Banten bisa lebih dari kita-kita," ujarnya. 

Sementara, Anisa, warga Panimbang, Kabupaten Serang, yang mengaku menonton Fil Jawara Kidul tersebut dari awal, mengaku cukup bangga dengan hasil karya anak Banten tersebut. 

"Sebagai anak Banten, tentunya saya bangga juga menyaksikan hasil karya putra daerah. Terlebih, pemainnya juga berasal dari Banten," ujarnya sembari berharap bila film tersebut bisa menjadi nomor satu di tanah air. 

Sumber : Kabar6.com


Jumat, 30 Oktober 2015

Jawara Kidul, The creation of Banten young filmmakers!

ThePresidentPost.com – Tanjung Lesung Festival 2015 will be held on October 30 to 31 2015, will show a new race in the world.
The competition is Bagan Race or boat racing, which will be along the coast in the area of Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. The Bagan Race will use fishing boats, on which there is a bagan frame and can be boarded as many as 20 passengers.
Tanjung Lesung 2015 Festival Committee to prepare as many as 10 boats chart to contested.
“The Bagan Race contestants is a tourism stakeholders, including local communities,” said Head of Culture and Tourism Department Banten, M Ali Fadi in a press release, Monday (10/19/2015).
Ali added, Bagan Race will be one of the attractions in Tanjung Lesung Festival 2015. Because the bagan boat race as it has never been done, and can be regarded as the first in the world.
“It will grow again the cultural heritage of Banten province, namely Bagan Boat,” he said.
Ali said, Bagan Race start will be performed at Kerang Beach, Panimbang District, Pandeglang and finish at the Beach Club, which is located in the coastal area of Tanjung Lesung.
There will be three categories competed in the Bagan Race, the winner is the fastest. Then the winner of the most beautiful decorate or decorate the bagan boat.
And the last winner who managed to bring the fish as much as possible when he reached the finish line. It is known that in the Tanjung Lesung Festival 2015, in addition to Bagan Race there are several other activities served to attract tourists for attendance at the event this fantastic, namely Fishermen Parade and Culture Festival, Ornamental Bicycle Parade, SMEs Products Exhibition, as well as the film shows the creation of Banten young filmmakers from Kremov Pictures, the movie ‘Jawara Kidul’ and ‘Perempuan Lesung’.
One of the films created by Banten young filmmakers will be included in the nomination of Indonesian Film Festival 2015 will be held in ICE South Tangerang City, Banten,” he said.
In Tanjung Lesung Festival 2015 will be held Grill Fish Party at the seaside Beach Club Tanjung Lesung, who was also enlivened by Momonon Band, and some Indie Band as well as the appearance of Disc Jockey (DJ).
Then there planting coral reef on the Liwungan island, which will be led by the Governor of Banten Rano Karno. Tanjung Lesung Festival 2015 will involve as many as 20 thousand people, both from Pandeglang or from districts/cities in Banten.
As for the tourists who attended the event came from various provinces in Indonesia, including the presence of foreign countries, such as Malaysia and Singapore. The tourists who come in are tourism actors.
They are present to attend a business forum meetings involving the Association of Tourism Actors Indonesia (ASPPI). Tanjung Lesung Festival 2015 also be attended by Banten Jeep Rubicon Community and Backpacker Indonesia Community. So, Come and Join.(bby)

From : http://www.thepresidentpost.com/

Minggu, 25 Oktober 2015

Akhir Oktober, Banten Gelar Festival Tanjung Lesung

KOMPAS.com - Dalam upaya mendongkrak kunjungan wisatawan ke daerah Banten, Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten akan menggelar Festival Tanjung Lesung dengan menyajikan berbagai kegiatan "sport tourism". Menariknya anda akan menjumpai perlombaan terbaru di dunia yakni "Bagan Race" atau balap perahu menyusuri pantai di kawasan Tanjung Lesung, selain itu  Jawara Kidul dan Perempuan Lesung jadi hiburan Bioskop Rakyat yang membuat semakin meriah event bertaraf internasional ini. Ayoo datang ke Tanjung Lesung! 30 oktober-01 November 2015 ACARANYA GRATISSS!

SERANG, KOMPAS.com - Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten akan menggelar Festival Tanjung Lesung dengan menyajikan berbagai kegiatan "sport tourism", dalam upaya mendongkrak kunjungan wisatawan ke kawasan pantai selatan daerah itu.
Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Banten M. Ali Fadilah di Serang, Senin (19/10/2015) mengatakan, dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara, pihaknya akan menggelar "Festival Tanjung Lesung 2015" yang dijadwalkan pada 30-31 Oktober 2015 menampilkan perlombaan baru di dunia yakni "Bagan Race" atau balap perahu menyusuri pantai di kawasan Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang.
"Kita ingin membuat kreasi atau terobosan baru. Ini diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang akan menyaksikan festival tersebut," kata Ali Fadilah.
Ia mengatakan, 'Bagan Race' tersebut akan menggunakan sarana perahu nelayan yang di atasnya terdapat kerangka bagan (tempat menangkap ikan) yang dapat ditumpangi sebanyak 20 orang penumpang. Panitia Festival Tanjung Lesung 2015 menyiapkan sebanyak sepuluh unit perahu bagan untuk diperlombakan.
"Para peserta lomba 'Bagan Race' adalah stakeholder kepariwisataan, termasuk masyarakat setempat," kata Ali Fadilah.
Ali mengatakan, "Bagan Race" diharapkan akan menjadi salah satu daya tarik Festival Tanjung Lesung 2015. Pasalnya perlombaan perahu bagan belum pernah dilakukan, dan dapat dikatakan sebagai yang pertama kalinya di dunia kepariwisataan.
"Nanti akan bertambah lagi satu warisan budaya Provinsi Banten yaitu Perahu Bagan," kata Ali.
Menurutnya, "Bagan Race" akan dimulai dari Pantai Kerang, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dan finis di Beach Club, pantai yang berada di dalam kawasan Pariwisata Tanjung Lesung.
Ada tiga kategori yang diperlombakan dalam "Bagan Race" tersebut, yaitu pemenang yang tercepat, kemudian pemenang yang paling indah mendekorasi atau menghias bagan, dan terakhir pemenang yang berhasil membawa ikan sebanyak-banyaknya ketika sampai di garis finis.
Selain itu, kata Ali, dalam Festival Tanjung Lesung 2015, selain "Bagan Race" ada beberapa kegiatan lain disajikan untuk menarik wisatawan yang hadir di acara diantaranya, Parade Nelayan dan Festival Budaya, Parade Sepeda Hias, Pameran Produk UMKM, serta pertunjukan film hasil kreasi para sineas muda Banten dari Kremov Pictures, yakni film "Jawara Kidul" dan "Perempuan Lesung".
"Insya Allah salah satu film hasil kreasi teman-teman sineas muda Banten akan diikutkan dalam nominasi Festival Film Indonesia 2015 yang akan digelar di ICE Kota Tangerang Selatan, Banten," katanya.
Dalam Festival Tanjung Lesung 2015, juga akan digelar Pesta Bakar Ikan di pinggir pantai Beach Club Tanjung Lesung, penanaman terumbu karang di Pulau Liwungan, yang rencananya dipimpin Gubernur Banten Rano Karno. Festival Tanjung Lesung 2015 akan melibatkan sekitar 20.000 masyarakat, baik dari Kabupaten Pandeglang maupun dari kabupaten atau kota di Banten.
Menurutnya, sejumlah wisatawan dari luar Banten juga dipastikan hadir dalam acara tersebut, termasuk wisatawan dari Malaysia dan Singapura. Wisatawan yang datang merupakan para pelaku pariwisata yang akan hadir untuk mengikuti pertemuan forum bisnis yang melibatkan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (Asppi).
Sumber : KOMPAS.com

Sabtu, 24 Oktober 2015

30-31 Oktober 2015: Film Jawara Kidul Tayang di Festival Tanjung Lesung

Kabar6 - Film Jawara Kidul hasil karya para sineas muda Banten yang berada dalam tim production house bernama Kremov Pictures, menjadi daya tarik tersendiri sebagai hasil karya yang mengandung nilai kearifan lokal di Provinsi Banten. 

Chief Executive Officer Kremov Pictures, Darwin Mahesa mengungkapan, film Jawara Kidul baru dua kali diputar yakni di Bioskop 21 Cilegon yakni pada 22 dan 26 September 2015. 

Animo penonton Jawara Kidul sangat baik, dan masih mengundang rasa penasaran bagi para penggemar film yang belum sempat menonton.

“Termasuk pada saat Filmares Expo 2015 di Jakarta, para pegiat film yang menyaksikan trailer Jawara Kidul, bertanya kapan diputar filmnya,” tutur Darwin dalam rilis yang diterima kabar6, Senin (19/10/2015).

Darwin pun menginformasikan bahwa film Jawara Kidul akan diputar untuk kedua kalinya, yakni dalam Bioskop Rakyat pada Event Festival Tanjung Lesung 2015 yang digelar Jumat, (30/10/2015) malam di Lapangan Citereup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

“Kami mengajak bagi siapa yang ingin menonton film Jawara Kidul, bisa datang ke Festival Tanjung Lesung 30 Oktober nanti,” jelas Darwin, yang merupakan sutradara film Jawara Kidul

Film tersebut saat ini memang belum dapat didistribusi secara massal, namun sudah mulai diperkenalkan, termasuk pada ajang Indonesia International Filmmaking Resources Expo atau disebut Filmares 2015 yang digelar 15-17 Oktober lalu di The Hall, Senayan City, Jakarta

“Dari 18 hasil karya Kremov Pictures diperkenalkan dalam Filmares Expo 2015, termasuk film Jawara Kidul,” kata Darwin Mahesa. 

Berikut sinopsis film Jawara Kidul yang diproduksi Kremov Pictures:

Tersebutlah Sakti, ia terbukti curang dalam sayembara memperebutkan Nyimas Ayu putri dari Abah Sugidiraja sang pemimpin Kadusunan Kidul. Sakti membunuh seluruh Jawara dari luar Kadusunan agar dirinya tak tertandingi dan dapat menikahi Nyimas Ayu.
Tak ada satupun Jawara yang datang dalam Sayembara, tetapi masih ada pemuda yang akan melawan Sakti yakni Prabu yang juga mencintai Nyimas Ayu. 
Sakti dan Prabu adalah kakak beradik yang terkenal sebagai Jawara dari dalam Kadusunan Kidul, seharusnya mereka tidak berhak memperebutkan Nyi Mas Ayu melalui sayembara, karena Sayembara tersebut sebenarnya ditujukan untuk Jawara dari Kadusunan luar.
Demi rakyat yang menginginkan sayembara tetap berjalan, Abah memutuskan agar Sakti dan Prabu bertarung. Namun di akhir sayembara keputusan Abah berubah menjadi sebuah hukuman untuk Sakti karena kecurangannya.
Hukuman tersebut membuat Sakti dendam kepada Abah sehingga Nyimas Ayu menjadi sasaran balas dendam melalui Ilmu hitam, tanpa disadari dendam tersebut berujung malapetaka.(Ir)

Sumber : kabar6.com

update:
RUNDOWN ACARA FESTIVAL TANJUNG LESUNG 2015

Jumat, 30 Oktober 2015

08.00 - 10.00 : Gladi Bersih (Pantai Kerang & Alun-alun Citereup)
11.30 - 12.30 : ISHOMA/ JUMATAN
12.30 - 13.30 : Persiapan Parade Nelayan
13.30 - 14.00 : Start Parade Nelayan (Pantai Kerang)
14.00 - 14.30 : Finish Parade Nelayan (Alun-alun Citereup)
14.30 - 15.30 : Tari Penyambutan Selamat Datang
15.30 - 16.00 : Pembukaan Festival Tanjung Lesung
16.00 - 16.30 : Kunjungan ke Pameran Local Handycraft & Culinary (Alun-alun Citereup)
16.30 - 17.30 : Pentas Seni

17.30 - 19.00 : ISHOMA
19.00 - 20.00 : Hiburan Kesenian Rakyat
- Tim Kesenian Desa Panimbang Jaya
- Tim Kesenian Desa Mekar Jaya
- Tim Kesenian Desa Gombong

20.00 - 22.30 : BIOSKOP RAKYAT (Perform Kremov Pictures)
- Talkshow Sutradara & Pemain Film Jawara Kidul & Perempuan Lesung
· Pemutaran Film Jawara Kidul
· Perempuan Lesung

Sabtu, 31 Oktober 2015
08.00 - 09.00 : Tasyakuran bersama Tokoh Masyarakat dan Masyarakat
09.00 - 09.30 : Start Bagan Race - Pantai Kerang menuju Beach Club
09.30 - 10.15 : Start Sepeda Hias - Citeureup menuju Beach Club
09.00 - 12.00 : Penanaman Terumbu Karang di Pulau Liwungan (Liwungan Coral Conservation)
11.00 - 12.00 : Finish Bagan Race di Beach Club
12.30 - 13.00 : ISTIRAHAT & SHOLAT
13.00 - 15.00 : Pesta Bakar Ikan & Games (Beach Club)
15.00 - 16.00 : ISHOMA
16.00 - 00.00 : Konser Musik / Hiburan (Beach Club)
19.00 - 00.00 : Hiburan Rakyat (Lapangan Alun-alun Citeureup)

Peserta yang terlibat:

1. Gubernur Banten, H. Rano Karno dan Hj. Dewi Indriati
2. Jajaran pejabat Pemprov Banten
3. Muspida Kabupaten Pandeglang (Bupati & jajaran SKPD, Kapolres, Dandim)
4. Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang
5. Jajaran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pandeglang
6. Pelaku UMKM Binaan Dinas Koperasi Kabupaten Pandeglang
7. Para pelaku pariwisata Forum Bisnis Pariwisata Nusantara (Mitra Asppi)
8. Jajaran Kadin Provinsi Banten
9. Jajaran Kadin Kabupaten Pandeglang
10. Pokja Wartawan Harian Cetak & Elektronik Provinsi Banten
11. PWI / Pokja Wartawan Kabupaten Pandeglang
12. Banten Cyber Journalist Forum
13. Komunitas Jeep Rubicon Banten
14. Komunitas Backpacker Indonesia
15. Komunitas #SayangBanten
16. Perwakilan sponsor
17. Perwakilan mahasiswa, pemuda
18. Pengunjung masyarakat umum.

Jawara Kidul Dipamerkan di Filmares 2015

JAKARTA, (NEWSmedia) – Indonesia International Filmmaking Resources Expo atau disebut Filmares 2015 yang digelar 15-17 Oktober di The Hall, Senayan City, Jakarta menjadi ajang pertemuan bagi para pegiat film dari tanah air dan beberapa negara. Kremov Pictures, production house asal Provinsi Banten rupanya mendapat apresiasi dalam event tersebut.
“Apresiasi bagi kami adalah, trailer salah satu film kami yaitu ‘Jawara Kidul’ diputar di depan pintu masuk area Filmares Expo 2015. Sukses!” kata Darwin Mahesa, Chief Executive Officer (CEO) Kremov Pictures, Minggu (18/10/2015).
Darwin menjelaskan, film Jawara Kidul adalah film yang diproduksi Kremov Pictures di Tahun 2015. Film ke-18 yang disutradarai oleh Darwin ini berjenis drama action, dan baru dirilis sebanyak dua kali yaitu pada 22 dan 26 September 2015 di Bioskop 21 Cilegon.
“Film Jawara Kidul baru dua kali diputar di Bioskop 21 Cilegon. Belum publish untuk umum,” ujar Darwin.
Ia mengungkapkan, film ‘Jawara Kidul’ dalam waktu dekat akan diputar lagi untuk umum dalam event Festival Tanjung Lesung 2015 yang digelar pada 30 Oktober di lapangan Citeurep, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.
”Panitia event Festival Tanjung Lesung 2015 memasukan agenda Bioskop Rakyat yang akan memutarkan dua film karya kami (Kremov Pictures-red), yaitu film Jawara Kidul dan Perempuan Lesung,” terang Darwin.
Darwin juga mengungkapkan, dalam Filmares Expo 2015, trailer film Jawara Kidul banyak mendapat perhatian dari para pengunjung, terutama para pegiat film. Terlebih lagi, music composer film Jawara Kidul adalah Tya Subiakto yang merupakan penata musik film Ayat-ayat Cinta.
“Banyak yang tanya, kapan diputar. Sekalian saat itu saya umumkan, film Jawara Kidul akan diputar dalam Bioskop Rakyat di Festival Tanjung Lesung 30 Oktober mendatang,” tuturnya.
Pengetahuan dan ilmu baru
Pada bagian lain, Darwin mengungkapkan, dalam Filmares Expo 2015, crew Kremov Pictures mendapat beberapa pengetahuan baru, karena dalam event tersebut ditampilkan beberapa film internasional yang berkualitas.
“Dalam Filmares Expo 2015 disajikan alat-alat teknologi canggih yang dipakai untuk memproduksi sebuah film. Banyak pengetahuan baru lainnya, seperti produk animasi, teknik pengolahan film, gambar tiga dimensi dan hal lain yang berkaitan film,” jelas dia.
Darwin juga berterima kasih kepada Tya Subiakto yang mendukung Kremov Pictures untuk ikut dalam Filmares Expo 2015, termasuk dapat mengisi booth pameran. Bahkan, kata dia, ada pegiat film dari Thailand, Cina dan Belanda yang mengunjungi booth pameran Kremov Pictures
“Filmares sangat penting untuk kami. Dengan begitu, banyak pekerja film tahu, bahwa di Banten ada komunitas PH lokal yang telah 18 tahun eksis dengan 18 karya film, yang konsisten mengangkat kearifan lokal,” ujar Darwin.
Selain menambah relasi, dalam Filmares Expo 2015 crew Kremov Pictures banyak mendapat pengetahuan, seperti standar kualitas alat film.  “Kremov satu-satu PH lokal yang menampilkan 18 film bernuansa kearifan lokal,” katanya. (Red)
Sumber : Newsmedia.co.id

Jumat, 23 Oktober 2015

Kremov in FILMARES 2015

Indonesia International Filmmaking Resources Expo atau disebut FILMARES telah memasuki tahun keduanya yang diselenggarakan pada 15-17 Oktober di The Hall, Senayan City lt. 8, Jakarta. 
Di FILMARES 2015, pengunjung bertemu langsung dengan para suppliers, melihat secara langsung demonstrasi alat produksi film hingga mencobanya sekalipun. 
Selain melihat pameran dan workshop di FILMARES 2015 Kremov Pictures ikut memamerkan sejumlah karya serta menawarkan berbagai jasa production house lokal untuk industri film professional. Kremov Pictures berada di Booth no. TH-B01 dimana keikutsertaan dalam FILMARES ini didukung oleh Tya Subiakto yang merupakan penata musik film Jawara Kidul produksi Kremov yang baru saja launching. FILMARES 2015 terselenggara dengan sukses dan dikunjungi oleh ratusan orang yang bekerja di industri perfilman lokal dan internasional.(red)









































 
Product by Kremov Pictures | Disbudpar Provinsi Banten - Visit Banten 2015 | Jawaranya Film Banten!