f September 2015 ~ KREMOV PICTURES - Komunitas Film Banten dan Rumah Produksi

Sabtu, 26 September 2015

Ratusan Penikmat Film Antusias Nonton Jawara Kidul!

CILEGON - Setelah suksesnya gala premiere pemutaran perdana Jawara Kidul pada Selasa, 22 September 2015 lalu dengan section 1 dan 2, Hari ini Sabtu, 26 September 2015 Jawara Kidul tayang kembali section 3, 4 dan 5. Antusias yang sangat tinggi dari para penikmat film di Banten beramai-ramai mendatangi bioskop 21 Cilegon untuk menyaksikan Jawara Kidul. Tak hanya dari kota Cilegon, Serang ataupun Pandeglang, penonton yang berasal dari Rangkasbitung, Tangerang sampai Jakarta perlahan-lahan memadati Bioskop 21 Cilegon dari pukul 08.30 WIB. Mereka mengaku penasaran dengan film Jawara Kidul.

Penjualan ticket cukup memuaskan untuk section 4 (10.05 WIB) dan 5 (11.15 WIB) dimana penonton memenuhi studio 21 Cilegon dengan 99% kursi terisi, sedangkan section 3 (08.45) hanya 50% kursi yang terisi karena pengaruh dari jam tayang yang terlalu pagi. Penghitungan ticket oleh tim akan dilaksanakan esok pagi. Sedangkan "perhitungan sementara" sampai saat ini ticket film Jawara Kidul yakni terjual 971 ticket dalam 5 section, dimana Kremov Pictures menyiapkan 1.272 total ticket nonton reguler, dan 150 undangan. (yi/photo:rendy)

Kamis, 24 September 2015

Biem.co : Gala Premiere Jawara Kidul Sukses!


CILEGON, biem.co -- Ratusan penonton hadir dan mengapresiasi film Jawara Kidulbesutan sutradara muda Darwin Mahesa, pada gala premier-nya (22/9) di bioskop 21 Cilegon. Film berdurasi satu jam lebih produksi Kremov Pictures ini juga ditargetkan oleh Pemerintah Provinsi Banten untuk dapat masuk dalam nominasi ajang perfilman terbesar di Indonesia, yakni Festival Film Indonesia (FFI) 2015 yang direncanakan akan digelar di Banten. 
"Yang hadir ialah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten, Bapak Ali Fadilah, para kepala SKPD di lingkungan Pemprov Banten dan Kota Cilegon, serta pastinya masyarakat yang memang sengaja membeli tiket untuk menonton," kata Darwin Mahesa kepada biem.co, Rabu (23/9/2015).
Kepada Darwin, Ali Fadilah menyampaikan apresiasinya atas diputarkannya film tersebut di bioskop 21 Cilegon. Darwin menjelaskan, Ali Fadilah juga berjanji pihaknya akan mengawal film karyanya itu agar mampu masuk dalam nominasi di FFI 2015 tahun ini. 
Masih ada tiga sesi lagi yang akan digelar pada tanggal 26 September 2015, tepatnya hari Sabtu pekan ini. Prediksi kami animo masyarakat yang menonton film ini akan sama seperti pada sesi 1 dan 2 tanggal 22 September, di mana tiketnya habis terjual," kata Darwin.
Darwin menuturkan, sejauh ini tiket film Jawara Kidul yang juga mendapat dukungan dari Banten Muda Community ini laris manis diborong oleh komunitas juga mereka yang menonton secara berkelompok. (rizki/chogah)

http://www.biem.co/read/2015/09/23/473/pemprov-banten-dorong-jawara-kidul-masuk-nominasi-ffi-2015

Rabu, 23 September 2015

Gala Premiere Jawara Kidul Sajikan Kisah Jawara Sesungguhnya


beritacilegon.co.id CILEGON, BCO - Gala Premier Film Jawara Kidul di Studio 1 Bioskop Ramayana Cilegon, Selasa 22 September 2015 mendapatkan apresiasi dari penonton. Film garapan Kremov Picture yang mengangkat kisah Jawara Banten menyajikan kisah Jawara dengan budaya dan pariwisata Banten yang menarik untuk ditonton.
Sutradara Film Jawara Kidul Darwin Mahesa mengatakan, film garapannya masih bercerita tentang kearifan lokal, baik itu sejarah, seni dan budaya, serta potensi pariwisata Banten.
“Film ini kami sembahkan untuk peringatan HUT ke-15 Provinsi Banten, melalui media film, kami turut berperan dalam promosi pariwisata di Banten dengan menampilkan sejumlah wisata alam yang indah,” kata Darwin.
Dalam film tersebut, dikatakan Darwin, dapat memberikan pesan jati diri jawara Banten sesungguhnya, yaitu seorang kesatria, berbudi luhur, dan memiliki tanggung jawab untuk membangun daerahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten Ali Fadilah mengatakan, film jawara adalah aset puncak karya seni dengan sekala nasional yang dimiliki Banten.
“Film yang diangkat sebenarnya cerita biasa yang ada di dalam masyarakat. Namun isu Jawara Banten inilah yang menguatkan, bahwa film ini layak mendapatkan aprsesiasi,” kata Ali.
Lebih lanjut, dengan menampilkan kebudayaan dan lokasi wisata di Banten melalui film, Ali berharap bisa berdampak pada ketertarikan para investor untuk membangun wisata di Banten. (*)

Darwin : Film Jawara Kidul Potret Banten Sebenarnya

bukabantennews.com - Cilegon - Sutradara film Jawara Kidul Darwin Mahesa mengatakan hadirnya film ini untuk memberikan gambaran utuh tentang Banten. Alasannya banyak yang ingin diketahui orang tentang Banten. Salah satunya sosok jawara yang memang sudah semua orang tahu tentang Banten. Jadi melalui film ini masyarakat bisa mengatahui sebenarnya tentang Banten.
“Kremov merupakan PH yang memiliki komitmen komuniatas film Banten yang mengangkat kultur dan kebudayan Banten. Banten dikenal sebagai Jawara, maka kami ingin juga menginformasikan jawara dengan kelembutan,”ungkap Darwin dalam penayangan perdana film Jawara Kidul di studio 21 Kota Cilegon, Selasa, 22/9/2015.
Darwin menjelaskan, Jawara Kidul merupakan film ke 18 yang berhasil disuguhkan kepada masyarakat untuk dinikmati.
“Film ini diproduksi selama 9 bulan, dari Januari hinggi September. Awal mulnya dilakukan film ini juga berawal dari survey tempat,  bedah naskah casting lingga launching bisa terselenggara dan lahirnya film ini.
Oleh karena itu Darwin berharap, hadirnya filmmnya ini mampu diterima masyarakat. Dengan begitu film harapannya itu mampu bersaing dengan karya-karya terbaik anak bangsa di negeri ini.
“Kremov picture selalu rumah produksi bisa meraih penghargaan dalam ajang Festival Film Indonesia yang akan digelar pada akhir tahun ini di Banten. Minta doa dan dukungannya dari semua masyarakat Banten,”ungkapnya
Ketua Panitia Ade Marzuki menambahkan, film Jawara Kidul mulai tayang hari ini, yang dibagi dalam season tayang. Kemudian ada tahapan tayang selanjutnya pada Sabtu 26 sepetember dengan 3 season.
“Kami membuka tiketing bersama 21 Kota Cilegon sesuai misinya untuk mengembangkan film Banten. Kami juga mengucapkan terimaksih kepada semua sponsorship. Terimaksih pula kepada teman-teman media yang sudah menginformasikan gala premiere ini,”pungkasnya.
Perlu diketahui film jawara kidul yang dibintangi sejumlah anak muda Banten ini bercerita tentang seorang jawara yang berasal dari wilayah selatan. Dimana sosok jawara ini mampu mengayomi masyarakat, sehingga membawa kedamaian ddan ketentraman dalam kehidupan sehari-hari. (1-1).

Pemprov Apresiasi Hadirnya Film Jawara Kidul

bukabantennews.com Cilegon - Pemerintah provinsi Banten mengapresiasi hadirnya film garapan anak muda Banten berjudul Jawara kidul. Alasannya film yang distradarai anak muda Darwin Mahesa itu memiliki kelebihan sebagai film kolosal.
“Kami sangat mengapresiasi adanya pemutaran film ini karena ini bagian dari karya anak bangsa didalam mengabdikan peningkatan keilmuan yang mereka miliki untuk menunjukan karya yang hebat. Ini sebagai karya orang Banten yang bisa mengangkat orang Banten terutama dalam sisi kebudayaan,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Dan Priwisata Provinsi Banten Ali Fadilah usai menonton penayangan pertama film jawara kidul di bioskop 21 Kota Cilegon, Selasa, 22/9/2015.
Menurutnya, terdapat beberapa catatan penting yang perlu diharis bawahi atas hadirnya film ini. Karena dilihat dari catatan sejarah bahwa Banten dikenal dengan sosok jawarannya. Namun dalam film ini sosok jawara yang diperannkan oleh generasi muda Banten memunculkan arti jawara yang sebenaranya.
“Ada  hal yang sederhana dari sosok kehidupan kecil tapi isunya besar. Karena di Banten banyak jawara dan itu menjadi icon Banten. Sehingga dalam film ini juga ingin menyampaikan bahwa jawara Banten bisa mendatangkan investasi yang ada di Banten. Bukan jawara itu malah melakukan perampasan,”terangnya.
Selian itu dalam film yang berdurasi satu jam ini kata Ali, menyuguhkan keindahan alam Banten yang perlu di kunjungi oleh wisatawan. Dengan mengambil dua tempat seperti Pulang Sanghyang dan kawasan Cipta Gelar di Banten selatan diharapkan mampu mendongkrak kedatangan wisatawan ke Banten.
“Ada 4 kebutuhan dalam kebudayaan seperti kebutuhan sehari-hari seperti makan misalnya, kebutuhan ritual, kebutuan berkomunikasi dengan bahasa dan kebutuhan berkesianan. Salah satunya hadirnya film ini untuk pemenuhan ini berkesenian atau hiburan itu. Sedangkan dari sisi nilai juga terdapat adanya nilia kejujuran dan kepahlawanan. Ditambah lagi sutradaranya sudah menambah dengan pengetahuan tempat, orang-orang yang dilibatkan dan pengetahuansejarah, sehingga ini bisa dikenang peristiwanya. Jadi saya setuju melalui film ini, secara tidak langsung telah menyampaikan destinasi wisata yang ada di Banten,”paparnya. (1-1)

Film Jawara Kidul, Tonjolkan Kearifan Lokal Banten

Bantensatu.com - CILEGON, ( B1) – Penayangan perdana film Jawara Kidul, produksi Kaleidoscope Creative Movie (Kremov) Pictures, dilakukan pada Selasa, (22/09/2015) di Studio 1 Bioskop 21 Ramayana, Kota Cilegon. Film yang mengangkat kisah kearifan lokal tersebut, mendapat apresiasi dari penonton. 
Darwin Mahesa, Sutradara film Jawara Kidul mengatakan, film garapannya bercerita tentang kearifan lokal, baik sejarah, seni dan budaya, serta potensi pariwisata di Banten.
“Film ini kami persembahkan untuk peringatan HUT ke-15 Provinsi Banten. Melalui media film, kami turut berperan dalam promosi pariwisata di Banten dengan menampilkan sejumlah wisata alam yang indah,” ungkapnya.
Dalam film tersebut, Darwin, mencoba memberikan pesan jati diri jawara Banten yang sesungguhnya, yaitu seorang kesatria, berbudi luhur, dan memiliki tanggung jawab untuk membangun daerahnya. 
Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten Ali Fadilah mengatakan, film jawara adalah aset puncak karya seni dengan skala nasional yang dimiliki Banten. 
“Film yang diangkat sebenarnya cerita biasa yang ada di dalam masyarakat. Namun isu Jawara Banten inilah yang menguatkan, bahwa film ini layak mendapatkan aprsesiasi,” tandasnya kepada Bantensatu.com. 
Ia menambahkan, dengan menampilkan kebudayaan dan lokasi wisata di Banten melalui film, Ali berharap bisa berdampak pada ketertarikan para investor untuk membangun wisata di Banten.

 
Product by Kremov Pictures | Disbudpar Provinsi Banten - Visit Banten 2015 | Jawaranya Film Banten!